Jejak Perjalanan Famash Beauty, Pengusaha Muda Pamekasan dari Nol Hingga Mendunia

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ulfatul Masruroh Owner Famash Beauty (madurakita.id/).

Ulfatul Masruroh Owner Famash Beauty (madurakita.id/).

Pamekasan | madurakita.id/ – di balik deretan produk kecantikan bermerek Famash Beauty yang kini menembus pasar luar negeri, tersimpan kisah panjang tentang keberanian, kegigihan, dan mimpi besar seorang perempuan muda asal Pamekasan.

Namanya Ulfatul Masruroh (26) warga Teja Pamekasan, atau yang lebih akrab disapa Famash. Ia bukan berasal dari keluarga konglomerat, bukan pula pebisnis turun-temurun. Ia hanyalah seorang mahasiswi biasa, alumni Tadris Bahasa Inggris (TBI) UIN Madura angkatan 2018, yang berani bermimpi besar dan menolak tunduk pada keterbatasan.

Langkah awalnya dimulai sederhana. Tahun 2019, saat masih berstatus mahasiswa, Famash mulai menapaki dunia bisnis sebagai reseller produk kecantikan. Modalnya pun tak besar, hanya sekitar Rp5 juta. Namun dari angka kecil itulah, ia belajar tentang kerasnya persaingan, pahitnya kegagalan, dan arti bertahan dalam tekanan.

“Beberapa kali jatuh bangun. Bahkan pernah sampai nol saldo,” kenangnya lirih.

Bukan hanya soal uang, perjalanan Famash juga penuh ujian mental. Persaingan bisnis kecantikan yang ketat, kepercayaan konsumen yang harus dibangun dari nol, hingga keraguan dari lingkungan sekitar menjadi bagian dari proses panjang yang ia lalui. Namun, satu hal yang tak pernah goyah, keyakinan bahwa ia bisa tumbuh.

Alumni Ponpes Al-Amien Prenduan, Sumenep, ini tak berhenti di posisi reseller. Perlahan, ia mulai membangun identitas brand sendiri. Hingga akhirnya lahirlah Famash Beauty, yang kini memiliki 40 jenis produk kecantikan dengan legalitas resmi dari BPOM.

Tak hanya menguasai pasar lokal, produk Famash Beauty kini telah menembus pasar internasional, mulai dari Malaysia hingga Hongkong. Sebuah pencapaian yang dulu mungkin hanya ada di dalam angan.

Di tengah derasnya arus digitalisasi, Famash memilih strategi yang dekat dengan generasi muda. Ia menjadikan TikTok dan media sosial sebagai etalase utama bisnisnya.

“Sekarang zamannya digital. Saya fokus di medsos supaya lebih dikenal dan lebih menjangkau generasi milenial,” ujarnya.

Bagi Famash, bisnis bukan semata soal keuntungan, tetapi juga soal dampak. Ia ingin kehadiran Famash Beauty menjadi inspirasi bagi anak muda Pamekasan, khususnya perempuan dan mahasiswi, bahwa membangun usaha bukanlah mimpi yang mustahil.

“Semoga bisa memotivasi generasi Pamekasan untuk menyukai dunia bisnis. Terutama bisnis produk kecantikan, karena ini masih jarang digemari anak muda di sini,” tuturnya.

Dari reseller kecil, saldo nol, hingga produknya menembus mancanegara kisah Famash Beauty bukan sekadar cerita sukses, tetapi narasi tentang keberanian bermimpi, konsistensi berjuang, dan kesabaran menanam harapan.

 

Penulis : red

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Madura kita

Berita Terkait

Ribuan Buruh dan Petani Tembakau Pamekasan Suarakan Perlindungan Lapangan Kerja
BM Billiards & Cafe Diluncurkan: Wahana Baru Cetak Atlet Madura dan Serap Tenaga Kerja Lokal
17 Siswa di Blumbungan Pamekasan Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Keracunan MBG
Perkuat Rasa Nasionalisme, Gudang Bawang Mas Buka Pembelian Tembakau dengan Upacara Kemerdekaan dan Konvoi

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:31

Jejak Perjalanan Famash Beauty, Pengusaha Muda Pamekasan dari Nol Hingga Mendunia

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:30

Ribuan Buruh dan Petani Tembakau Pamekasan Suarakan Perlindungan Lapangan Kerja

Minggu, 30 November 2025 - 04:57

BM Billiards & Cafe Diluncurkan: Wahana Baru Cetak Atlet Madura dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Jumat, 7 November 2025 - 11:54

17 Siswa di Blumbungan Pamekasan Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Keracunan MBG

Senin, 18 Agustus 2025 - 08:10

Perkuat Rasa Nasionalisme, Gudang Bawang Mas Buka Pembelian Tembakau dengan Upacara Kemerdekaan dan Konvoi

Berita Terbaru

Ratusan miras Hasil Penertiban polres Pamekasan (madurakita.id/)

hukum dan kriminal

Jelang Bulan Suci Ramadhan Polres Pamekasan Sasar Peredaran Miras

Senin, 2 Feb 2026 - 13:00