17 Siswa di Blumbungan Pamekasan Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Keracunan MBG

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

keracunan MBG (madurakita.id/)

keracunan MBG (madurakita.id/)

Pamekasan| madurakita.id/ – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang sebagai upaya peningkatan gizi pelajar justru memunculkan persoalan di Pamekasan.

Sebanyak 17 siswa MTs Al-Ula dan tiga pelajar MA Al Islamiyah Blumbungan, Kecamatan Larangan, diduga mengalami gejala keracunan usai menyantap menu MBG, Kamis (6/11/2025).

Kepala MTs Al-Ula, Moh. Dahri, menjelaskan, makanan MBG tiba di sekolah sekitar pukul 07.00 WIB dan dibagikan kepada 394 siswa pada pukul 09.30 WIB. Namun, beberapa jam kemudian, sejumlah siswa mulai mengeluh mual dan sakit perut.

“Sekitar jam tiga sore mulai ada yang muntah dan mencret, mungkin karena makanannya terlalu pedas. Total 29 siswa dibawa ke puskesmas, tapi yang benar-benar muntah hanya sekitar 17 orang,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).

Menurut Dahri, para siswa yang sempat menjalani perawatan di Puskesmas Larangan akhirnya diperbolehkan pulang malam harinya. “Sekitar jam setengah sepuluh malam mereka sudah pulang, dan hari ini (Jumat) semuanya sudah kembali beraktivitas seperti biasa,” imbuhnya.

Sementara itu, pihak penyedia menu MBG, Ahmad Munawir dari Yayasan Humairoh Sejahtera Blumbungan, belum berani memastikan penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.

“Kami masih menunggu hasil uji laboratorium. Tidak bisa langsung disimpulkan dari makanan MBG, karena informasi yang kami terima, sore harinya siswa juga sempat makan rujak di pondok,” kata Munawir.

Penulis : red

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Madura kita

Berita Terkait

Haji Her Siapkan Skema Penyerapan Tembakau, Petani Pamekasan Diharapkan Tak Lagi Cemas Soal Harga
Isu Menerpa Owner Famash, Dianggap Bawa Uang Arisan dan Investasi Bodong
Founder BIP Jelaskan Filosofi Nama Orang Tua dalam Program Bantuan: “Ini Bentuk Bakti, Bukan Mencari Penghormatan”
Tarik Jaring Ikan, Nelayan Pamekasan Tewas Terlilit Tali di Tengah Laut
Bakal Hadapi Panen Tembakau, Petani Pamekasan Harap Harga Lebih Tinggi
Pegawai SPPG Minta MBG Tak Dihentikan, Satgas Pamekasan Dorong Evaluasi dan Perbaikan Pelaksanaan
Dari Kandang Pamekasan ke Istana: Sapi “Ronggo” Lolos Seleksi Kurban Presiden
Ribuan Massa Datangi Kantor Bupati Pamekasan, Minta Perlindungan Industri Tembakau Lokal dan Legalitas LSM

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:33

Haji Her Siapkan Skema Penyerapan Tembakau, Petani Pamekasan Diharapkan Tak Lagi Cemas Soal Harga

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:17

Isu Menerpa Owner Famash, Dianggap Bawa Uang Arisan dan Investasi Bodong

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:06

Founder BIP Jelaskan Filosofi Nama Orang Tua dalam Program Bantuan: “Ini Bentuk Bakti, Bukan Mencari Penghormatan”

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:51

Tarik Jaring Ikan, Nelayan Pamekasan Tewas Terlilit Tali di Tengah Laut

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:17

Bakal Hadapi Panen Tembakau, Petani Pamekasan Harap Harga Lebih Tinggi

Berita Terbaru