Perkuat Rasa Nasionalisme, Gudang Bawang Mas Buka Pembelian Tembakau dengan Upacara Kemerdekaan dan Konvoi

Senin, 18 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Her saat melakukan pembelian tembakau di Gudang Bawang Mas (madurakita.id/red

H. Her saat melakukan pembelian tembakau di Gudang Bawang Mas (madurakita.id/red

Pamekasan, madurakita.id/ – Musim panen tembakau tahun ini dibuka dengan langkah berani dari Gudang Bawang Mas Group milik H. Khairul Umam, yang akrab disapa Haji Her. Di hari pertama pembelian, gudang tersebut langsung menetapkan harga tinggi untuk tembakau petani, mencapai Rp75 ribu per kilogram untuk kualitas terbaik.

Tak hanya soal harga, pembukaan musim ini juga dibalut dengan semangat nasionalisme. Dalam momen bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Haji Her menggelar upacara bersama para petani dan melepas konvoi 120 pickup pengangkut tembakau dari Pamekasan menuju Suramadu, Bangkalan.

Menurut Haji Her, acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya menguatkan kembali semangat kebangsaan di kalangan petani.
“Kita ingin mengingatkan bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan para pahlawan. Petani pun bagian dari semangat juang itu,” ujarnya. Ahad (17/08/25).

Haji Her juga menegaskan komitmennya untuk terus berada di barisan depan dalam mendukung petani tembakau, khususnya saat musim panen yang hanya datang sekali dalam setahun.
“Musim panen adalah hari rayanya petani. Kami siap membeli hasil mereka dengan harga terbaik. Tidak ada keraguan untuk selalu berada di sisi mereka,” katanya penuh keyakinan.

Adapun rincian harga pembelian awal di gudang Bawang Mas adalah sebagai berikut:

  • Grade A+: Rp70.000 – Rp75.000
  • Grade A: Rp60.000 – Rp70.000
  • Grade AB: Rp60.000 – Rp65.000
  • Grade G: Rp55.000
  • Grade HR: Rp50.000 – Rp60.000
  • Grade F & T: Rp50.000

Langkah Haji Her ini menjadi angin segar bagi para petani tembakau Madura, yang selama ini sering mengeluhkan fluktuasi harga dan minimnya dukungan pada awal musim panen. (red)

Berita Terkait

36 Ribu Warga Padati JJS Central 88 Pamekasan, Keuntungan Penjualan Emas untuk Yatim-Dhuafa
Bawang Mas Buka Pembelian Tembakau 2026, Petani Diminta Perhatikan Kualitas Daun
Haji Her Siapkan Skema Penyerapan Tembakau, Petani Pamekasan Diharapkan Tak Lagi Cemas Soal Harga
Isu Menerpa Owner Famash, Dianggap Bawa Uang Arisan dan Investasi Bodong
Bakal Hadapi Panen Tembakau, Petani Pamekasan Harap Harga Lebih Tinggi
Jejak Perjalanan Famash Beauty, Pengusaha Muda Pamekasan dari Nol Hingga Mendunia
Ribuan Buruh dan Petani Tembakau Pamekasan Suarakan Perlindungan Lapangan Kerja
BM Billiards & Cafe Diluncurkan: Wahana Baru Cetak Atlet Madura dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:20

36 Ribu Warga Padati JJS Central 88 Pamekasan, Keuntungan Penjualan Emas untuk Yatim-Dhuafa

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:43

Bawang Mas Buka Pembelian Tembakau 2026, Petani Diminta Perhatikan Kualitas Daun

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:33

Haji Her Siapkan Skema Penyerapan Tembakau, Petani Pamekasan Diharapkan Tak Lagi Cemas Soal Harga

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:17

Isu Menerpa Owner Famash, Dianggap Bawa Uang Arisan dan Investasi Bodong

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:17

Bakal Hadapi Panen Tembakau, Petani Pamekasan Harap Harga Lebih Tinggi

Berita Terbaru

hukum dan kriminal

Ayah di Pamekasan Diduga Hamili Anak Kandung Hingga Melahirkan

Kamis, 20 Agu 2026 - 06:50