Catatan Kritis DPRD Pamekasan: RPJMD Harus Menyentuh Kepentingan Masyarakat

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paripurna DPRD Pamekasan pembahasan RPJMD kabupaten. (madurakita.id/its

Paripurna DPRD Pamekasan pembahasan RPJMD kabupaten. (madurakita.id/its

Pamekasan, madurakita.id/ – DPRD Kabupaten Pamekasan menggelar rapat paripurna pada Jumat malam (22/8/2025) dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029.

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, menegaskan bahwa salah satu catatan penting dari legislatif adalah perlunya penegasan program-program prioritas Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam dokumen tersebut. Ia menekankan bahwa RPJMD tidak boleh hanya menjadi dokumen administratif, tetapi harus menjadi pedoman pembangunan yang berpihak pada masyarakat.

“Seluruh fraksi pada prinsipnya menyetujui rancangan ini untuk dilanjutkan pembahasannya, namun tetap ada sejumlah koreksi dan masukan agar isi RPJMD lebih komprehensif dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat,” ujar Ali Masykur.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB, Moh. Faridi, juga menyampaikan beberapa poin penting sebagai bahan evaluasi. Di antaranya adalah:

  1. Kebijakan ekonomi makro perlu disesuaikan agar lebih realistis dan dapat merata dampaknya ke berbagai sektor.
  2. Target sosial dan pembangunan manusia seperti penurunan angka pengangguran dan kemiskinan dianggap masih perlu kajian lebih mendalam agar pencapaiannya logis, serta mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara signifikan.
  3. Di sektor infrastruktur dan lingkungan, target Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) diminta untuk dibuat lebih optimis dan progresif.

“Masukan ini penting untuk menjadi pertimbangan sebelum RPJMD 2025–2029 disahkan sebagai peraturan daerah,” kata Faridi, Rabu (27/8/2025).

DPRD berharap agar dokumen RPJMD yang akan ditetapkan nantinya tidak hanya berfungsi sebagai formalitas birokrasi, melainkan benar-benar menjadi panduan strategis dalam pembangunan daerah, dengan fokus utama pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Pamekasan. (red).

Berita Terkait

Dikukuhkan Menjadi Ketua DPC Hanura Pamekasan, Suhairi Target 5 Kursi DPRD
Pendaftaran Bakal Calon Ketua Golkar Pamekasan, Kader Cekcok Hingga Saling Dorong
Musda XI Golkar Pamekasan Menghangat, Tiga Kader Mencuat Berebut Kursi Ketua
Taufadi Nahkodai DPC PDI Perjuangan Pamekasan Lima Tahun ke Depan
Saat Demokrasi Diuji, Polisi Jangan Diam Saja: Tindakan Pengrusakan di Sampang Harus Dihentikan!
Ricuh Warnai Demo Tolak Penundaan Pilkades, Wabup Sampang Turun Tangan Redam Ketegangan
Eks Penasehat Bupati Pamekasan Datangi DPRD, Minta Pemakzulan Segera Diproses
Transisi ke Kementerian Baru, Hj. Ansari Dorong Layanan Haji 2026 Lebih Profesional

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 07:43

Dikukuhkan Menjadi Ketua DPC Hanura Pamekasan, Suhairi Target 5 Kursi DPRD

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:09

Pendaftaran Bakal Calon Ketua Golkar Pamekasan, Kader Cekcok Hingga Saling Dorong

Rabu, 31 Desember 2025 - 08:25

Musda XI Golkar Pamekasan Menghangat, Tiga Kader Mencuat Berebut Kursi Ketua

Senin, 22 Desember 2025 - 23:52

Taufadi Nahkodai DPC PDI Perjuangan Pamekasan Lima Tahun ke Depan

Minggu, 2 November 2025 - 13:41

Saat Demokrasi Diuji, Polisi Jangan Diam Saja: Tindakan Pengrusakan di Sampang Harus Dihentikan!

Berita Terbaru

Ratusan miras Hasil Penertiban polres Pamekasan (madurakita.id/)

hukum dan kriminal

Jelang Bulan Suci Ramadhan Polres Pamekasan Sasar Peredaran Miras

Senin, 2 Feb 2026 - 13:00