Eks Penasehat Bupati Pamekasan Datangi DPRD, Minta Pemakzulan Segera Diproses

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eks Penasehat Bupati Pamekasan saat mendatangi Kantor DPRD Pamekasan (madurakita.id/)

Eks Penasehat Bupati Pamekasan saat mendatangi Kantor DPRD Pamekasan (madurakita.id/)

Pamekasan | madurakita.id/ – Desakan agar DPRD Pamekasan menindaklanjuti usulan pemakzulan terhadap Bupati kembali menguat. Hal itu menyusul kedatangan Suhairi, mantan penasihat hukum pasangan KH Kholilurrahman–H. Sukriyanto (Kharisma) pada Pilkada 2024, ke kantor DPRD Pamekasan, Jumat (17/10/2025).

Kedatangan Suhairi kali ini merupakan tindak lanjut dari usulan pemakzulan Bupati yang ia serahkan sebelumnya pada 4 September 2025. Ia mengaku diundang oleh pimpinan DPRD untuk menghadiri rapat dengar pendapat guna membahas kelanjutan proses tersebut.

“Saya diundang oleh pimpinan DPRD untuk menjelaskan lebih lanjut usulan pemakzulan. Dalam pertemuan tadi, mereka menyampaikan dua hal penting: usulan ini akan ditindaklanjuti, dan bagian hukum DPRD diminta menyiapkan langkah-langkah lanjutan,” ungkap Suhairi.

Menurutnya, pimpinan DPRD juga meminta penjelasan terkait alasan pemakzulan. Ia menilai, Bupati telah melanggar sumpah jabatan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, menegaskan bahwa setiap usulan pemakzulan harus melalui mekanisme konstitusional. Ia menjelaskan, hak interpelasi, hak angket, dan hak menyampaikan pendapat hanya bisa dijalankan apabila didukung oleh minimal satu fraksi atau tujuh anggota dewan, serta disetujui oleh dua pertiga anggota dalam rapat paripurna.

“Kami sudah melakukan kajian di tingkat pimpinan. Setelah ini, Komisi I akan memanggil kembali pihak pengusul untuk menyampaikan dasar hukum dan alasan kepada masing-masing fraksi,” jelasnya.

Langkah DPRD tersebut menjadi penentu arah politik Pamekasan ke depan. Sejumlah pihak menilai, sikap tegas DPRD sangat dibutuhkan untuk menjaga marwah lembaga dan kepercayaan publik terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Penulis : red

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Madura kita

Berita Terkait

Founder BIP Jelaskan Filosofi Nama Orang Tua dalam Program Bantuan: “Ini Bentuk Bakti, Bukan Mencari Penghormatan”
Tarik Jaring Ikan, Nelayan Pamekasan Tewas Terlilit Tali di Tengah Laut
Pegawai SPPG Minta MBG Tak Dihentikan, Satgas Pamekasan Dorong Evaluasi dan Perbaikan Pelaksanaan
Dari Kandang Pamekasan ke Istana: Sapi “Ronggo” Lolos Seleksi Kurban Presiden
Ribuan Massa Datangi Kantor Bupati Pamekasan, Minta Perlindungan Industri Tembakau Lokal dan Legalitas LSM
Dikukuhkan Menjadi Ketua DPC Hanura Pamekasan, Suhairi Target 5 Kursi DPRD
Pendaftaran Bakal Calon Ketua Golkar Pamekasan, Kader Cekcok Hingga Saling Dorong
Mahfud MD Soroti Ruang Demokrasi dalam KUHP Baru: Aksi Demontrasi Cukup Pemberitahuan

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:06

Founder BIP Jelaskan Filosofi Nama Orang Tua dalam Program Bantuan: “Ini Bentuk Bakti, Bukan Mencari Penghormatan”

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:51

Tarik Jaring Ikan, Nelayan Pamekasan Tewas Terlilit Tali di Tengah Laut

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:41

Dari Kandang Pamekasan ke Istana: Sapi “Ronggo” Lolos Seleksi Kurban Presiden

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:41

Ribuan Massa Datangi Kantor Bupati Pamekasan, Minta Perlindungan Industri Tembakau Lokal dan Legalitas LSM

Senin, 9 Februari 2026 - 07:43

Dikukuhkan Menjadi Ketua DPC Hanura Pamekasan, Suhairi Target 5 Kursi DPRD

Berita Terbaru