Pamekasan | Madurakita.id – Pengurus dan pimpinan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) se-Madura mendapat pembekalan jurnalistik dalam kegiatan Diklat Jurnalistik Tingkat Dasar (DJTD) di Sekolah Tinggi Agama Islam Al Falah (STAIFA) Pamekasan, Rabu (5/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), M. Khairul Umam, menjadi pemateri dengan memberikan materi mengenai dasar-dasar jurnalistik sekaligus penguatan mental bagi jurnalis mahasiswa.
Khairul Umam mengatakan, kemampuan teknis jurnalistik harus berjalan beriringan dengan kesiapan mental. Menurutnya, hal tersebut penting ketika jurnalis melakukan peliputan maupun penelusuran informasi di lapangan.
“Materi dan mental itu harus seimbang. Sebab, seberapapun matangnya pemahaman materi yang dimiliki, jika mentalnya kosong atau tidak siap, maka semuanya bisa tumbang di lapangan,” kata Khairul Umam.
Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan itu juga mendorong mahasiswa untuk memahami proses jurnalistik secara utuh, mulai dari mencari informasi, melakukan konfirmasi, hingga menyajikan berita berdasarkan fakta.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Peresmian dan Pelantikan Unit Kegiatan Khusus (UKK) LPM Sumber Gayam (LPM SURGA) STAIFA Pamekasan.
Acara juga dirangkai dengan peluncuran majalah perdana dan DJTD dengan tema “Tinta, Fakta, dan Nurani: Spirit Pers Kampus sebagai Pilar Literasi.”
Sejumlah pengurus dan perwakilan LPM dari berbagai perguruan tinggi di Madura turut mengikuti kegiatan tersebut. Di antaranya Pimpinan Umum LPM Spirit Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Anisa, mantan Sekjen PPMI DK Madura 2025 Fira, Pimpinan Umum LPM SURGA STAIFA Pamekasan Siska Amelia, Sekjen PPMI DK Madura Naufal Firdaus, serta perwakilan Universitas PGRI Sumenep dan LPM Activita UIN Madura.
Kegiatan berlangsung melalui pemaparan materi dan diskusi bersama peserta. Forum tersebut menjadi ruang bertukar pengalaman mengenai aktivitas jurnalistik mahasiswa di masing-masing kampus.
Melalui pelatihan ini, pers mahasiswa di Madura diharapkan semakin mampu menjalankan fungsi jurnalistik dengan mengedepankan fakta, etika, serta tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik.






