Harga Pupuk Turun, TMI Pamekasan Siapkan Posko Aduan Agar Tak Disalahgunakan

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TMI Pamekasan (madurakita.id/)

TMI Pamekasan (madurakita.id/)

Pamekasan| madurakita.id/ – Turunnya harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen oleh pemerintah disambut antusias oleh kalangan petani di Pamekasan.

Namun, kebijakan positif ini juga diiringi dengan langkah tegas dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Pamekasan untuk memastikan tidak ada kios atau distributor yang bermain curang di lapangan.

Ketua DPD TMI Pamekasan Basri  menyatakan, pihaknya akan membuka posko pengaduan petani guna menampung laporan masyarakat apabila ditemukan indikasi penyimpangan harga pupuk bersubsidi.

“Kami tidak akan tinggal diam. Bila ada kios yang menjual pupuk di atas harga yang ditetapkan, akan kami laporkan langsung ke Kementerian Pertanian dan aparat penegak hukum,” tegas Basri, Rabu (22/10/2025).

Menurut Basri, penurunan harga pupuk ini merupakan bentuk nyata perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap nasib petani. Karena itu, kebijakan ini harus benar-benar sampai ke tangan petani tanpa dipermainkan oleh pihak-pihak tertentu.

“Terima kasih kepada Presiden RI. Ini kebijakan yang membuat petani lebih tenang. Kami di TMI siap mengawal agar pupuk benar-benar dijual sesuai harga baru,” imbuhnya.

Basri menambahkan, langkah pengawasan ini juga sejalan dengan instruksi Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, yang menegaskan bahwa izin usaha kios pupuk bisa dicabut jika terbukti mempermainkan harga.

Sebagai informasi, harga baru pupuk bersubsidi yang mulai berlaku adalah:

Urea: dari Rp2.250/kg menjadi Rp1.800/kg atau Rp90.000 per sak.

NPK: dari Rp2.300/kg menjadi Rp1.840/kg atau Rp92.000 per sak.

NPK Kakao: turun dari Rp3.300/kg menjadi Rp2.640/kg.

ZA khusus tebu: dari Rp1.700/kg menjadi

Rp1.360/kg.

Pupuk organik: dari Rp800/kg menjadi Rp640/kg.

Dengan langkah pengawasan ketat ini, DPD TMI Pamekasan berharap kebijakan penurunan harga pupuk benar-benar memberi dampak nyata bagi peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.

Penulis : red

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Madura kita

Berita Terkait

Ribuan Massa Datangi Kantor Bupati Pamekasan, Minta Perlindungan Industri Tembakau Lokal dan Legalitas LSM
Mahfud MD Soroti Ruang Demokrasi dalam KUHP Baru: Aksi Demontrasi Cukup Pemberitahuan
PWI Pamekasan Nyatakan Sikap, Kawal Kebijakan Daerah dan Percepat KEK Madura
17 Siswa di Blumbungan Pamekasan Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Keracunan MBG
Harjad ke-495, Pamekasan Rayakan Ulang Tahun dengan Bahasa Madura dan Busana Adat
DPRD dan Pemkab Pamekasan Gelar Paripurna Harjad Bernuansa Budaya Madura
Saat Demokrasi Diuji, Polisi Jangan Diam Saja: Tindakan Pengrusakan di Sampang Harus Dihentikan!
Dari Madura Menebar Kebaikan, Haji Her Raih Penghargaan Nasional dari CNN Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:41

Ribuan Massa Datangi Kantor Bupati Pamekasan, Minta Perlindungan Industri Tembakau Lokal dan Legalitas LSM

Senin, 5 Januari 2026 - 13:02

Mahfud MD Soroti Ruang Demokrasi dalam KUHP Baru: Aksi Demontrasi Cukup Pemberitahuan

Minggu, 23 November 2025 - 23:31

PWI Pamekasan Nyatakan Sikap, Kawal Kebijakan Daerah dan Percepat KEK Madura

Jumat, 7 November 2025 - 11:54

17 Siswa di Blumbungan Pamekasan Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Keracunan MBG

Rabu, 5 November 2025 - 09:33

Harjad ke-495, Pamekasan Rayakan Ulang Tahun dengan Bahasa Madura dan Busana Adat

Berita Terbaru

Ratusan miras Hasil Penertiban polres Pamekasan (madurakita.id/)

hukum dan kriminal

Jelang Bulan Suci Ramadhan Polres Pamekasan Sasar Peredaran Miras

Senin, 2 Feb 2026 - 13:00