Polres Pamekasan Ungkap 7 Kasus Pencurian dalam Sepekan, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan | Madurakita.id – Maraknya aksi pencurian yang menyasar rumah, toko, hingga kendaraan bermotor menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Di tengah situasi tersebut, Polres Pamekasan bersama jajaran Polsek berhasil mengungkap tujuh kasus pencurian dalam kurun waktu sepekan.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti keseriusan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Pamekasan.

Kasi Humas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, mengatakan pengungkapan kasus-kasus tersebut merupakan hasil tindak lanjut cepat atas laporan masyarakat serta kerja intensif penyidik Satreskrim yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Yoyok Hardianto.

“Dalam satu pekan terakhir kami berhasil mengungkap tujuh kasus pencurian di lokasi yang berbeda beserta mengamankan para terduga pelaku dan sejumlah barang bukti. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).

Ketujuh kasus tersebut meliputi pencurian di rumah warga di Kecamatan Larangan, dua kasus pencurian kendaraan bermotor di Kecamatan Tlanakan dan Pademawu, pembobolan ruko di Kelurahan Jungcangcang, pembobolan toko sembako di Kecamatan Pademawu, pembobolan konter handphone di Kecamatan Batumarmar, hingga pencurian barang milik warga di Kecamatan Batumarmar.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari sepeda motor, telepon genggam, mesin pompa air, speaker, hingga peralatan yang diduga digunakan pelaku saat beraksi.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang diancam pidana penjara maksimal tujuh tahun, serta Pasal 476 KUHP tentang pencurian biasa dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara, sesuai dengan peran dan modus yang dilakukan masing-masing pelaku.

IPDA Yoni juga mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi tindak kejahatan. Menurutnya, sebagian besar aksi pencurian terjadi karena pelaku memanfaatkan kesempatan akibat kurangnya pengamanan.

Ia mengimbau warga untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling), menggunakan kunci pengaman tambahan pada kendaraan, serta tidak meninggalkan barang berharga di rumah atau tempat usaha tanpa pengawasan.

“Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat dibutuhkan untuk mencegah tindak kriminalitas. Semakin tinggi kepedulian warga terhadap keamanan lingkungan, semakin kecil peluang pelaku kejahatan menjalankan aksinya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sembunyi di Rumah Kos, DPO Kasus Sabu di Proppo Pamekasan Akhirnya Dibekuk Polisi
Bentuk Tim Khusus Usut Pengrusakan Indomaret Pamekasan, Polisi Bidik Yang Terlibat Hingga Pemilik Alat Berat
Ditolak Ulama dan Tokoh Masyarakat, Gerai Indomaret di Palengaan Pamekasan Dibongkar Paksa
Ibu di Pamekasan Mengaku Diancam Celurit, Pelaku Disebut Pengusaha Rokok Ilegal
Polisi Gerebek Bilik Diduga Tempat Sabu di Proppo Pamekasan, 9 Motor dan Sajam Diamankan
Ayah di Pamekasan Diduga Hamili Anak Kandung Hingga Melahirkan
Diduga Persolan Cinta, Pemuda Pamekasan Bacok Pria di Rumah Kos Kangenan
BRI Pamekasan Angkat Bicara Usai DPO Kasus Penipuan Investasi Berhasil Ditangkap

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:56

Sembunyi di Rumah Kos, DPO Kasus Sabu di Proppo Pamekasan Akhirnya Dibekuk Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:58

Bentuk Tim Khusus Usut Pengrusakan Indomaret Pamekasan, Polisi Bidik Yang Terlibat Hingga Pemilik Alat Berat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 03:59

Ditolak Ulama dan Tokoh Masyarakat, Gerai Indomaret di Palengaan Pamekasan Dibongkar Paksa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:28

Ibu di Pamekasan Mengaku Diancam Celurit, Pelaku Disebut Pengusaha Rokok Ilegal

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:13

Polisi Gerebek Bilik Diduga Tempat Sabu di Proppo Pamekasan, 9 Motor dan Sajam Diamankan

Berita Terbaru