Pamekasan | Madurakita.id – Keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan dalam aksi yang digelar ribuan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di depan Kantor DPRD Pamekasan, Kamis (2/7/2026). Di tengah tuntutan agar program tetap dilanjutkan, Satgas MBG Pamekasan menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pelaksanaannya.
Ketua Satgas MBG Pamekasan, Sukriyanto, mengatakan keberhasilan program tidak hanya diukur dari keberlanjutannya, tetapi juga dari kualitas layanan yang diterima masyarakat.
“Kami meminta kepada relawan dan mitra MBG agar menu MBG tetap diperhatikan. Kualitas menu harus dimaksimalkan untuk para penerima manfaat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh mitra penyelenggara agar melengkapi seluruh persyaratan administrasi dan perizinan sehingga pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.
“Kami juga meminta agar seluruh persyaratan perizinan dan administrasi lainnya diurus dengan baik sehingga program MBG benar-benar dikelola secara profesional dan penerima manfaat merasa puas,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan Aliansi Masyarakat Pamekasan Bangkit Bersama (AMPBB), Khairul Kalam, menilai persoalan yang muncul selama pelaksanaan MBG seharusnya menjadi bahan evaluasi, bukan alasan untuk menghentikan program.
Menurutnya, selain memberikan asupan gizi kepada penerima manfaat, MBG juga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya kalangan muda.
“Program MBG itu bukan hanya memberikan manfaat bagi para penerima manfaat, tetapi juga membuka peluang bagi pemuda yang menganggur. Kami meminta pemerintah mengevaluasi dan memperbaiki sistem pelaksanaan program tanpa menghentikannya,” katanya.






