Pamekasan | madurakita.id/ – Lembaga Pendidikan Al Uswah kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun pendidikan berbasis keluarga melalui program Sekolah Orang Tua, yang menjadi bagian dari konsul pendidikan tahunan yang telah berlangsung konsisten sejak 2018, Ahad (01/02/2026).
Program ini tidak hanya menyasar wali murid, tetapi juga melibatkan guru dan masyarakat luas sebagai bagian dari ekosistem pendidikan. Al Uswah memosisikan keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter anak di tengah tantangan sosial dan perkembangan zaman yang semakin kompleks.
Ketua Yayasan Al Uswah, Utsman Sayyaf, menegaskan bahwa Sekolah Orang Tua dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi orang tua agar mampu berperan aktif dalam proses pendidikan anak, bukan hanya menyerahkan sepenuhnya kepada sekolah.
“Pendidikan anak tidak bisa dilepaskan dari peran keluarga. Program ini menjadi bentuk tanggung jawab moral kami untuk membekali orang tua dengan pemahaman pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Alhamdulillah, respons wali murid sangat positif karena mereka merasa dilibatkan langsung dalam proses pendidikan anak-anaknya,” ujarnya.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari Hj. Ansari, Anggota Komisi VIII DPR RI, yang hadir memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut di Gedung Bakorwil Pamekasan. Ia menilai Sekolah Orang Tua sebagai inovasi strategis dalam membangun pendidikan yang berakar pada nilai keluarga dan karakter.
“Al Uswah bukan hanya mencetak siswa berprestasi, tetapi membangun sistem pendidikan yang menyentuh akar keluarga. Ini adalah model pendidikan yang jarang ditemui di Madura. Program seperti ini seharusnya mendapat dukungan penuh, termasuk dari pemerintah, karena dampaknya bukan hanya pada anak, tapi pada kualitas keluarga dan masyarakat,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Enggariana, wali murid kelas 1A, yang menilai Sekolah Orang Tua sebagai ruang refleksi dan pembelajaran bagi orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
“Kami tidak hanya menitipkan anak ke sekolah, tapi ikut belajar bagaimana mendidik mereka dengan benar. Ini sangat membantu kami sebagai orang tua agar lebih sadar peran, bukan hanya menuntut anak untuk berprestasi, tapi juga membentuk karakter mereka,” ungkapnya.
Melalui program ini, Al Uswah menegaskan posisinya sebagai pelopor pendidikan kolaboratif di Pamekasan mengintegrasikan peran sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter, moral, dan nilai sosial.
Penulis : red
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Madura kita





