Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Nenek di Pamekasan Diduga Karena Depresi

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya evakuasi yang dilakukan BPBD bersama warga sekitar (madurakita.id/)

Upaya evakuasi yang dilakukan BPBD bersama warga sekitar (madurakita.id/)

Pamekasan | madurakita.id/ – Seorang perempuan lanjut usia bernama Sutina (55), warga Dusun Duwe’ Pote, Desa Dempo Barat, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah sumur, Senin (19/01/2026).

Korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 07.00 WIB. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam sumur yang berada di belakang rumahnya dengan kedalaman sekitar 12 meter.

Kapolsek Pasean, Iptu Gunarto mengatakan bahwa Peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh suami korban setelah mendapat informasi dari tetangga yang menyebutkan ada seseorang terjatuh ke dalam sumur. Setelah dicek, orang tersebut diketahui adalah istrinya sendiri.

“Sumur berada di belakang rumah korban. Suaminya mendapat kabar dari tetangga bahwa ada orang tercebur ke dalam sumur, setelah dilihat ternyata istrinya,” katanya.

Iptu Gunarto mengaku bahwa proses evakuasi korban tidak dapat langsung dilakukan karena kondisi sumur yang cukup dalam dan diduga mengandung gas berbahaya.

Menurut keterangan warga yang diterima, sumur tersebut tidak digunakan untuk kebutuhan air minum, melainkan hanya dimanfaatkan untuk menyiram tanaman.

“Karena kedalaman sumur sekitar 12 meter dan diduga mengandung gas, kami meminta bantuan Polres Pamekasan, tim SAR dari Satbrimob dan BPBD,” ujarnya.

Iptu Gunarto mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat sakit lambung. Dalam kurun waktu sekitar satu bulan terakhir, perilaku korban juga terlihat seperti mengalami depresi.

“Korban bukan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Awalnya korban mengidap sakit lambung, namun dalam satu bulan terakhir jika bertemu orang lain terlihat seperti mengalami depresi,” ucapnya.

Penulis : red

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Madura kita

Berita Terkait

Mafia BBM Solar Subsidi Diduga Pakai Barcode Nelayan dan petani di Sumenep
Banjir Terjang Pamekasan, 150 KK di Tiga Desa Terdampak
Lauk Menu MBG Berisi Baut, Diduga di Sekolah Waru Pamekasan
Waspada! BMKG Sebut Madura Termasuk Daerah Berisiko Cuaca Ekstrem di Jawa Timur
Tabrak Tiang Listrik Roboh, Warga Palengaan Pamekasan Tewas di Tempat
Ricuh Warnai Demo Tolak Penundaan Pilkades, Wabup Sampang Turun Tangan Redam Ketegangan
Deretan Toko di Ganding Sumenep Hangus Terbakar, Beruntung Api Bisa Dipadamkan
Usai Kebakaran, Wabup Pamekasan H. Sukriyanto Kunjungi Korban di Proppo

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:19

Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Nenek di Pamekasan Diduga Karena Depresi

Jumat, 9 Januari 2026 - 00:26

Mafia BBM Solar Subsidi Diduga Pakai Barcode Nelayan dan petani di Sumenep

Senin, 22 Desember 2025 - 08:40

Banjir Terjang Pamekasan, 150 KK di Tiga Desa Terdampak

Selasa, 11 November 2025 - 13:17

Lauk Menu MBG Berisi Baut, Diduga di Sekolah Waru Pamekasan

Sabtu, 1 November 2025 - 04:17

Waspada! BMKG Sebut Madura Termasuk Daerah Berisiko Cuaca Ekstrem di Jawa Timur

Berita Terbaru

Ratusan miras Hasil Penertiban polres Pamekasan (madurakita.id/)

hukum dan kriminal

Jelang Bulan Suci Ramadhan Polres Pamekasan Sasar Peredaran Miras

Senin, 2 Feb 2026 - 13:00