Waspada! BMKG Sebut Madura Termasuk Daerah Berisiko Cuaca Ekstrem di Jawa Timur

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG Peringati Cuaca ekstrem di Jawa Timur (madurakita.id/ist

BMKG Peringati Cuaca ekstrem di Jawa Timur (madurakita.id/ist

Pamekasan | madurakita.id/ – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sebagian besar wilayah Jawa Timur pada periode 30 Oktober hingga 5 November 2025.

Dalam sepekan ke depan, masyarakat diminta waspada terhadap hujan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir, angin kencang, bahkan hujan es di beberapa daerah. BMKG juga mengingatkan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, terutama di wilayah dengan topografi bergunung dan tebing curam.

Pihak BMKG menjelaskan, peningkatan aktivitas cuaca ekstrem ini dipicu oleh gangguan gelombang atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Gelombang Rossby yang saat ini melintas di wilayah Jawa Timur.

Selain itu, suhu muka laut yang masih hangat di sekitar Selat Madura turut memperkuat pembentukan awan konvektif penyebab hujan lebat.

“Dalam sepekan ke depan, potensi cuaca ekstrem cukup tinggi dan berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak,” kata pihak BMKG Juanda dalam keterangannya, Jumat (31/10/2025).

BMKG juga meminta pemerintah daerah, BPBD, serta instansi terkait agar meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana yang bisa ditimbulkan. Warga di daerah rawan longsor dan banjir diminta untuk selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar serta menghindari aktivitas di area berisiko tinggi saat hujan deras.

Adapun wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem selama periode 30 Oktober – 5 November 2025 meliputi:

Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, Kabupaten Bondowoso, Jember, Probolinggo, Sumenep Pamekasan, Bangkalan, Kediri, Blitar, Lumajang, Malang, Pasuruan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Jombang, Madiun, Magetan, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, dan Pacitan.

Penulis : red

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Madura kita

Berita Terkait

Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Nenek di Pamekasan Diduga Karena Depresi
Mafia BBM Solar Subsidi Diduga Pakai Barcode Nelayan dan petani di Sumenep
Banjir Terjang Pamekasan, 150 KK di Tiga Desa Terdampak
Lauk Menu MBG Berisi Baut, Diduga di Sekolah Waru Pamekasan
Tabrak Tiang Listrik Roboh, Warga Palengaan Pamekasan Tewas di Tempat
Ricuh Warnai Demo Tolak Penundaan Pilkades, Wabup Sampang Turun Tangan Redam Ketegangan
Deretan Toko di Ganding Sumenep Hangus Terbakar, Beruntung Api Bisa Dipadamkan
Usai Kebakaran, Wabup Pamekasan H. Sukriyanto Kunjungi Korban di Proppo

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:19

Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Nenek di Pamekasan Diduga Karena Depresi

Jumat, 9 Januari 2026 - 00:26

Mafia BBM Solar Subsidi Diduga Pakai Barcode Nelayan dan petani di Sumenep

Senin, 22 Desember 2025 - 08:40

Banjir Terjang Pamekasan, 150 KK di Tiga Desa Terdampak

Selasa, 11 November 2025 - 13:17

Lauk Menu MBG Berisi Baut, Diduga di Sekolah Waru Pamekasan

Sabtu, 1 November 2025 - 04:17

Waspada! BMKG Sebut Madura Termasuk Daerah Berisiko Cuaca Ekstrem di Jawa Timur

Berita Terbaru

Ratusan miras Hasil Penertiban polres Pamekasan (madurakita.id/)

hukum dan kriminal

Jelang Bulan Suci Ramadhan Polres Pamekasan Sasar Peredaran Miras

Senin, 2 Feb 2026 - 13:00