Kunjungi Tiga Pesantren di Pamekasan, Ketum PBNU Dorong NU Madura Tetap Solid

Rabu, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN | madurakita.id/  – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, melakukan kunjungan ke Kabupaten Pamekasan, Selasa (23/9/2025). Agenda sowan ini menjadi bagian dari rangkaian safari ke sejumlah pesantren besar di Jawa Timur dan Madura.

di Pamekasan, sedikitnya tiga pondok pesantren besar yang disinggahi, yakni Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar, serta Pondok Pesantren Al-Mujtama’. Selain bertemu para pengasuh pesantren, Ketum PBNU juga menggelar pertemuan dengan jajaran PCNU korda se-Madura di Ponpes Miftahul Ulum Panyeppen.

Menurut KH Yahya Cholil Staquf, konsolidasi NU di Madura memiliki arti penting karena basis jamaah yang kuat dan kiprah para ulama yang berpengaruh di tingkat nasional. Ia juga menyinggung ketokohan RKH Moh. Muddatstsir Bahruddin, Rais Syuriah PBNU periode 2022–2027, yang dinilainya sebagai figur visioner dan panutan bagi kader-kader NU.

“Nasihat dan teladan beliau selalu menjadi penguat bagi NU di Madura dan seluruh Indonesia. Beliau juga memberi dorongan agar NU tetap solid serta terus bergerak untuk menyejahterakan jamaah,” ungkap Kiai Yahya.

Sementara itu, Penjabat Ketua PCNU Pamekasan, KH Muchlis Nasir, menilai silaturahmi Ketum PBNU ke Madura bukan hanya kunjungan simbolis, melainkan momentum memperkuat Jam’iyyah.

“Beliau mengingatkan pentingnya memperkokoh barisan NU, apalagi di tengah tantangan zaman seperti sekarang,” ujarnya.
Kunjungan ini pun diapresiasi oleh jajaran pengurus NU se-Madura sebagai wujud perhatian PBNU terhadap daerah yang dikenal sebagai lumbung pesantren tersebut

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dari Kandang Pamekasan ke Istana: Sapi “Ronggo” Lolos Seleksi Kurban Presiden
Ribuan Massa Datangi Kantor Bupati Pamekasan, Minta Perlindungan Industri Tembakau Lokal dan Legalitas LSM
Mahfud MD Soroti Ruang Demokrasi dalam KUHP Baru: Aksi Demontrasi Cukup Pemberitahuan
PWI Pamekasan Nyatakan Sikap, Kawal Kebijakan Daerah dan Percepat KEK Madura
17 Siswa di Blumbungan Pamekasan Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Keracunan MBG
Harjad ke-495, Pamekasan Rayakan Ulang Tahun dengan Bahasa Madura dan Busana Adat
DPRD dan Pemkab Pamekasan Gelar Paripurna Harjad Bernuansa Budaya Madura
Saat Demokrasi Diuji, Polisi Jangan Diam Saja: Tindakan Pengrusakan di Sampang Harus Dihentikan!
Di Pamekasan, sedikitnya tiga pondok pesantren besar yang disinggahi, yakni Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar, serta Pondok Pesantren Al-Mujtama’. Selain bertemu para pengasuh pesantren, Ketum PBNU juga menggelar

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:41

Dari Kandang Pamekasan ke Istana: Sapi “Ronggo” Lolos Seleksi Kurban Presiden

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:41

Ribuan Massa Datangi Kantor Bupati Pamekasan, Minta Perlindungan Industri Tembakau Lokal dan Legalitas LSM

Senin, 5 Januari 2026 - 13:02

Mahfud MD Soroti Ruang Demokrasi dalam KUHP Baru: Aksi Demontrasi Cukup Pemberitahuan

Minggu, 23 November 2025 - 23:31

PWI Pamekasan Nyatakan Sikap, Kawal Kebijakan Daerah dan Percepat KEK Madura

Jumat, 7 November 2025 - 11:54

17 Siswa di Blumbungan Pamekasan Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Keracunan MBG

Berita Terbaru